SEIRING melemahnya nilai tukar dolar atas rupiah (rupiah menguat), harga emas di pedagang tradisional di Manado ikut melemah. Sampai akhir Juli harga perhiasan emas turun antara 5 sampai tujuh persen. Menurut sejumlah pedagang perhiasan emas, turunnya harga emas karena harga emas di pasar internasional. “Memang ada penurunan sedikit. Sudah hampir dua minggu ini, emas turun paling tinggi 7 persen kalau di toko kami,”beber Shinta pedagang emas di Calaca kemarin.
Menurutnya, untuk perhiasan emas 22 karat dijual per gram Rp325 ribu hingga Rp350 ribu. untuk emas 23 karat, di jual Rp350 ribu sampai Rp400 ribu. Sedangkan emas putih dijual Rp350 ribu per gramnya.
Sayangnya, penjualan perhiasan emas menurut Shinta masih lesuh. Padahal, pihaknya memprediksikan, dengan panen raya cengkih, penjualan akan ramai kembali. “Masalahnya, biar harga turun tapi sepi pembeli. Tapi kami prediksikan bulan Agustus besok pasar ramai. Selain gaji, panen raya cengkih juga ikut diperhatikan. Karena orang Minahasa dan Bolmong suka menyimpan uangnya dalam bentuk perhiasan emas,”harap Shinta.(ily)