MANADO— Program operasi pasar (OP) beras dengan harga di bawah harga pasar mulai membuahkan hasil. Empat hari sejak OP beras yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sulut, respon masyarakat mulai meningkat.
Pengakuan Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sulut Janny Rembet di beberapa kios di Malalayang, Paal Dua beras OP terus dicari. “Sejauh ini yang telah diserap masyarakat kurang lebih 40 ton dan kemungkinan akan terus bertambah, karena mutu dan kualitas beras Bulog yang makin terjamin, jadi tidak menutup kemungkinan seminggu ini bisa mencapai 50 ton beras yang tersalurkan,” tutur Rembet.
Besarnya minat warga karena harga beras OP jenis medium Rp5950 per kilogram (kg). Sementara kualitas serupa dibanderol Rp7000 – Rp7500 per kg. “OP dilakukan untuk mencermati prilaku pasar, dan kami akan terus menyalurkan beras mengingat permintaan pasar yang tinggi,”. Tambah Rembet.
Mini Akili pedagang makanan di Kecamatan Tuminting mengaku, OP beras sangat membantu. Harga jual bisa ditekan karena beras dengan kualitas sama bisa didapatkan dengan mudah. ‘’Syukur ada beras Bulog yang lebih murah,’’akunya.(tr-01)