Selasa, 07 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Nusantara ** BARU ** Interaksi antar pembaca Manado Post dapat dilakukan melalui akun jejaring sosial Facebook >>
Penantian para calon pelamar CPNS di Sulut segera terjawab, menyusul sudah ada penetapan formasi CPNS Pemprov Sulut, serta kabupaten/kota se-Sulut. • Dua terdakwa dana hibah bencana alam Talaud 2007-2008, WT alias Tine dan HM alias Mandiri hanya bisa diam mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reinhard Tololiu SH dan Cornelis Heydemans SH. Dari keterangan para saksiTine dan Mandiri dinilai yang bertanggungjawab kasus tersebut.
 
   
Selasa, 13 Juli 2010 , 11:19:00
 
Suhendro Boroma (ketiga dari kanan) saat menerima penghargaan The Best Newspaper untuk Manado Post di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (9/7) lalu.
JAKARTA—Harian Manado Post meraih dua penghargaan The Best Newspaper dari Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) dan Pressmart Media Limited India. ‘’Prestasi ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan pembaca. Karena itu kami menyampaikan terima kasih kepada pembaca, relasi dan mitra,’’ kata Dirut Manado Post Suhendro Boroma usai menerima penghargaan itu di Anex Building Lantai 12 Wisma Nusantara Jakarta, Jumat (9/7) malam lalu.
Manado Post merupakan satu-satunya koran di wilayah Indonesia Timur yang meraih penghargaan yang menilai tata perwajahan koran, majalah, dan tabloid di Indonesia itu. Pressmart Indonesia Print Media Award 2010 memberi penghargaan untuk kategori tabloid, majalah dan koran. Untuk koran penghargaan diberi untuk regional Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan koran nasional yang terbit di Jakarta. 
Untuk wilayah Sulawesi, atau wilayah Indonesia Timur, terdapat empat nominasi. Tiga nominasi dari Manado Post dan satu nominasi dari Harian Fajar Makassar. Dua nominasi dari Manado Post, Torang pe Koran, yakni edisi 11 Agustus 2009 dan 19 Agustus 2009 meraih penghargaan The Best Sulawesi Newspaper Front Page Desaign.
Penghargaan untuk perwajahan koran, majalah dan tabloid ini baru pertama
kali dilaksanakan sepanjang sejarah media massa cetak Indonesia modern, khususnya sejak kelahiran Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) yang berdiri pada 8 Juni 1946. Induk organisasi penerbit dan pemilik media cetak di seluruh Indonesia ini menggelar hajatan besar bertajuk: Pressmart Indonesia Print Media Awards 2010. Sebuah event penghargaan bagi sampul muka (cover) suratkabar harian (regional dan nasional), majalah, dan tabloid, bekerjasama dengan Pressmart Media Limited, dari India.
Penghargaan terhadap karya para desain grafis suratkabar, majalah, dan tabloid, sudah lazim di luar negeri. Di Amerika serikat ada National Magazine Awards yang tahun ini memasuki usia ke 45, diselenggarakan oleh Magazine Publishers of America. Sementara di negara Jiran, Magazine Publishers Association (MPA) Malaysia, telah menggelar MPA Magazine Awards sebanyak empat kali sejak 2007.
“Ada begitu banyak anak-anak bangsa yang di belakang komputer desktop publishing penerbit suratkabar, tabloid, dan majalah, yang karyanya harus diapresiasi oleh industri,” ujar Dahlan Iskan, Ketua Umum SPS Pusat, yang tampil dalam balutan jas abu-abu. Untuk mereka dan industri media cetak secara keseluruhan PIPMA 2010 diselenggarakan. “Kami bangga dan terhormat bisa bekerjasama dengan SPS pusat untuk menyelenggarakan sebuah event nasional, yang semoga berimplikasi pada peningkatan kualitas sampul wajah media cetak di Indonesia pada masa datang,” ungkap Sanjiv Gupta, CEO Pressmart India.
“Hari ini, 9 Juli 2010, adalah sejarah bagi SPS,’’ kata Dahlan. Sejarah juga tercetak manis bagi industri media cetak nasional. Seratus tiga puluh dua penerbit suratkabar, tabloid, dan majalah se-Indonesia, mengirimkan 354 karya sampul muka media mereka untuk dinilai panel juri terdiri dari Niken Rachmad (Sampoerna Indonesia), Iriana Ekasari Muadz (ICI Paints Indonesia), Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG), Jeanny Hardono (Konsultan Komunikasi), Dedy N Hidayat (Akademisi Ilmu Komunikasi UI), Oscar Motuloh (Kuratof Foto), dan Daniel Surya (Konsultan Merek), yang memiliki reputasi nasional bahkan internasional dalam berbagai penjurian tentang karya kreatif.
Lima puluh tujuh nominee telah terpilih dari 16 kategori dan menghasilkan 39 pemenang yang berhak menyabet tropi dari panitia. Tiga edisi Manado Post berhasil masuk nominee, dua di antaranya memperoleh penghargaan The Best Newspaper 2010.
Acara penghargaan dihadiri tokoh-tokoh pers nasional, antara lain Fikri Jufri (Tempo), Agung Adiprasetya (Kompas), Sukamdani Sahid Gitosarjono (Bisnis Indonesia/Solo Pos), dan Amir Syamsudin (Dewan Pers). Sebelum pemberian penghargaan, Bustanil Arifin, ekonomi UI, menyampaikan prediksi harga kertas dalam tiga tahun mendatang, dan prosfek industri media cetak di Indonesia. ‘’Terdapat indikasi menggembirakan,’’ katanya. (esy)
 
    JPNN.COM | Manado Post Raih The Best Newspaper Award 2010
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
  • Facebook
 
Komentar Anda untuk berita/artikel "Manado Post Raih The Best Newspaper Award 2010"
 
   
  + Other News / Category     
 
Gunakan akun Facebook Anda di forum ini
 
 
   
 
Home Sulawesi Utara Nusantara Daerah Ekonomi Internasional Olahraga Hiburan Teknologi Gaya Hidup