Kamis, 09 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Nusantara ** BARU ** Interaksi antar pembaca Manado Post dapat dilakukan melalui akun jejaring sosial Facebook >>
Penantian para calon pelamar CPNS di Sulut segera terjawab, menyusul sudah ada penetapan formasi CPNS Pemprov Sulut, serta kabupaten/kota se-Sulut. • Dua terdakwa dana hibah bencana alam Talaud 2007-2008, WT alias Tine dan HM alias Mandiri hanya bisa diam mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reinhard Tololiu SH dan Cornelis Heydemans SH. Dari keterangan para saksiTine dan Mandiri dinilai yang bertanggungjawab kasus tersebut.
 
   
Kamis, 08 April 2010 , 10:19:00
 
CHARLESTON - Maut begitu akrab dengan dunia pertambangan belakangan ini. Menyusul kejadian di Tiongkok minggu lalu, tambang batu bara di Amerika Serikat pun celaka. Sebuah tambang batu bara di West Virginia kemarin (6/4) meledak. Sedikitnya, 25 pekerja tewas dan 4 lainnya dilaporkan hilang dalam kejadian yang tercatat sebagai bencana industrial terburuk di AS sejak 1984 itu.
Perusahaan pengelola tambang Massey Energy Company menyatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat (02.00 WIB dini hari kemarin). Upaya penyelamatan dan evakuasi terpaksa ditunda. Situasi belum memungkinkan. Petugas menyatakan meningkatnya muatan gas metana meningkatkan risiko terjadinya ledakan lain.

Upaya pengeboran akan dilakukan dari permukaan tanah untuk mencari korban hilang. ''Kami semua mengirim doa dan keprihatinan kepada para penambang (korban) pemberani dan keluarga mereka,'' cetus Senator asal West Virginia, Jay Rockefeller, seperti dilaporkan BBC kemarin (6/4).
''Saya baru saja berbicara dengan Presiden Barack Obama. Beliau berjanji menyediakan aset yang ada untuk membantu kami. Dan, kami segera berkomunikasi lagi begitu upaya penyelamatan dimulai kembali,'' ujar Gubernur West Virginia Joe Manchin.

Petaka bawah tanah di tambang Upper Big Branch, sekitar 50 kilometer selatan Charleston di Amerika timur itu terjadi ketika sejumlah pekerja mengendarai mobil yang akan membawa mereka keluar tambang. Tiba-tiba sebuah ledakan terjadi dan mereka kembali untuk mengetahui sumbernya. Saat itulah mereka menemukan rekan kerja yang tewas dan dua orang lainnya terluka. Sejumlah pekerja kemudian berusaha menolong para penambang yang terjebak di dalam tambang. Namun, mereka justru ikut menjadi korban tewas.
Petugas menyatakan empat penambang masih dinyatakan hilang. Kecil harapan untuk menemukan mereka dalam keadaan hidup. Hal itu diperkuat dengan temuan bahwa mereka tidak mampu mencapai tempat cadangan oksigen yang cukup.

''Tidak terlihat indikasi seorang pun dari mereka berhasil memasuki ruang penyelamatan,'' terang Kevin Stricklin, seorang administrator dari Badan Keselamatan Tambang. ''Situasinya sangat mengerikan,'' tandasnya.
Laporan awal menyatakan ada harapan sejumlah penambang selamat. Musibah ini mengingatkan pengalaman kecelakaan tambang Sago di negara bagian yang sama pada 2006. Saat itu dilaporkan 13 orang terjebak 42 jam. Namun, 12 korban akhirnya ditemukan tewas.
Dalam website-nya Massey Energy mengklaim mempunyai catatan keselamatan kerja di atas rata-rata nasional. Yakni, "hanya" tiga korban tewas dalam 12 tahun terakhir.

Namun, Associated Press melaporkan, pengawas pertambangan dari pemerintah pusat telah mendenda perusahaan tersebut lebih dari USD 382 ribu (Rp 3,4 miliar) karena melakukan pelanggaran serius.
Tahun lalu 34 penambang tercatat tewas dalam sejumlah kecelakaan di Amerika. Angka tersebut merupakan yang terendah dalam sejarah. Kecelakaan di tambang Upper Big Branch kali ini merupakan yang terbesar sejak 1984, ketika 27 orang dilaporkan tewas terbakar di tambang milik Emery Mining Corp, Orangeville, Utah. (jpnn)
 
    JPNN.COM | Tambang Batu Bara Meledak
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
  • Facebook
 
Komentar Anda untuk berita/artikel "Tambang Batu Bara Meledak"
 
   
  + Other News / Category     
 
Gunakan akun Facebook Anda di forum ini
 
 
   
 
Home Sulawesi Utara Nusantara Daerah Ekonomi Internasional Olahraga Hiburan Teknologi Gaya Hidup