|
Kamis, 01 April 2010 , 08:39:00
 
BANGKOK - Di saat para pendukungnya bermandikan peluh dan mengorbankan darahnya di Bangkok, mantan PM Thaksin Shinawatra ternyata berkeliling dunia. Setelah menyatakan diri berada di Dubai, kemudian Swedia, saat ini bos telekomunikasi tersebut berada di Rusia untuk urusan bisnis.
"Saya dalam perjalanan bisnis di Rusia," kata Thaksin kepada para pendukungnya, Selasa malam (30/3) waktu setempat, sambil menambahkan bahwa dirinya sedang bertemu dengan seorang pengusaha kaya yang ingin berinvestasi di Asia. "Jadi ketika nanti saya kembali ke Thailand, saya bisa membawa serta beliau ke sini," janjinya seperti dikutip Associated Press.
Sebelumnya, dalam foto-foto yang diposting di akun Twitter dan Facebooknya, Thaksin terlihat asyik main golf di Brunai dan Dubai, memeriksa tambang intan di Afrika Selatan, menyeruput kopi di jet pribadinya serta bertemu dengan PM atau presiden Sri Lanka, Papua Nugini, dan Maldives.
Nah, selama pendukungnya demo lebih dari tiga minggu di ibu kota Thailand, Thaksin menyemangati mereka melalui video jarak jauh. Rupanya, aktivitas politik mantan pemimpin partai Thai Rak Thai itu membuat risih Dubai, tempat Thaksin banyak menghabiskan waktu selama pengasingannya.
"Kami mendapat informasi bahwa Dubai tidak akan mengizinkan dia (Thaksin) untuk melakukan aktivitas politik di sana," terang Chavanont Intarakomalayust, juru bicara Kementerian Luar Negeri. Namun, dia menambahkan bahwa Thaksin belum diusir dari Uni Emirat Arab.
Akhir pekan ini, pendukung Thaksin berencana demo besar-besaran lagi. Mereka menolak tawaran PM Abhisit Vejjajiva untuk melakukan negosiasi putaran ketiga, yang sebelumnya direncanakan berlangsung besok, Kamis (2/4). Dengan keputusan tersebut, tawaran pemerintah untuk menggelar pemilu sembilan bulan ke depan, ditolak oleh massa kaus merah. (cak/ami)
|