Kamis, 09 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Nusantara ** BARU ** Interaksi antar pembaca Manado Post dapat dilakukan melalui akun jejaring sosial Facebook >>
Penantian para calon pelamar CPNS di Sulut segera terjawab, menyusul sudah ada penetapan formasi CPNS Pemprov Sulut, serta kabupaten/kota se-Sulut. • Dua terdakwa dana hibah bencana alam Talaud 2007-2008, WT alias Tine dan HM alias Mandiri hanya bisa diam mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reinhard Tololiu SH dan Cornelis Heydemans SH. Dari keterangan para saksiTine dan Mandiri dinilai yang bertanggungjawab kasus tersebut.
 
   
Selasa, 23 Maret 2010 , 09:43:00
 
SULUT KEHILANGAN: Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS) mencoba tersenyum saat disapa Direktur Utama Manado Post Suhendro Boroma di VIP Bandara Sam Ratulangi Manado.
BOLMONG — Ekspresi dukacita warga di Bolaang Mongondow raya atas meninggalnya almarhum H Syamsudin Kudji Moha (SKM), diungkapkan dengan memasang bendera setengah tiang. Sepanjang jalan yang akan dilalui rombongan jenazah suami Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS) di Kotamobagu dan Bolmong warga memasang bendera merah putih.

Dari hasil pantauan di beberapa ruas jalan di pusat Kota Kotamobagu, berjejer bendera merah putih setengah tiang. Menurut warga, ini untuk menghormati meninggalnya salah seorang tokoh pemersatu Bolmong. “Kami sangat menghormati pribadi beliau (Kudji) karena telah memberikan sesuatu yang berarti bagi masyarakat Bolmong,” kata Ismail Mokoagouw.
Demikian pula kata Windy Paputungan bahwa bendera setengah tiang untuk SKM sangatlah wajar. Karena, SKM sudah memberikan prestasi yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Bolmong, salah satunya Persibom. “Kalau tidak karena dia (Kudji) mungkin persepakbolaan Bolmong atau nama Kabupaten Bolmong tidak akan dikenal di pentas nasional,” nilainya.

Kepergiaan SKM memang sangat dirasakan warga se Bolmong Raya, terutama pengurus, anggota dan kader partai golkar. Kepergian SKM, dirasakan akan turut mempengaruh perjalanan roda organisasi Partai Golkar dalam beberapa minggu ke depan. “Biar bagaimanapun kepergian Kudji akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan roda organisasi PG. Karena, sangat dirasakan, bagaimana Kudji membangun dan membesarkan partai ini,” kata Kadir Mangkat.
Hal sebaliknya diungkapkan Firasat Mokodompit. Dia menilai, kepergian Kudji, justru harus menjadi semangat dan dorongan bagi pengurus, partai dan anggota untuk lebih membangun dan membesarkan partai. Karena, Kudji tanpa melihat siang dan malam terus melakukan kerja-kerja partai. Bahkan, dapat dikatakan separuh aktivitasnya hanya untuk kebesaran partai. “Kudji akan sedih kalau melihat ke depan partai ini makin kecil dan makin dijauh masyarakat. Justru, dia akan senang kalau partai ini makin besar dan makin dekat dengan masyarakat,” tandas Firasat. (fir)
 
    JPNN.COM | Sambut Kudji, Merah Putih Setengah Tiang
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
  • Facebook
 
Komentar Anda untuk berita/artikel "Sambut Kudji, Merah Putih Setengah Tiang"
 
   
  + Other News / Category     
 
Gunakan akun Facebook Anda di forum ini
 
 
   
 
Home Sulawesi Utara Nusantara Daerah Ekonomi Internasional Olahraga Hiburan Teknologi Gaya Hidup