Kamis, 09 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Nusantara ** BARU ** Interaksi antar pembaca Manado Post dapat dilakukan melalui akun jejaring sosial Facebook >>
Penantian para calon pelamar CPNS di Sulut segera terjawab, menyusul sudah ada penetapan formasi CPNS Pemprov Sulut, serta kabupaten/kota se-Sulut. • Dua terdakwa dana hibah bencana alam Talaud 2007-2008, WT alias Tine dan HM alias Mandiri hanya bisa diam mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reinhard Tololiu SH dan Cornelis Heydemans SH. Dari keterangan para saksiTine dan Mandiri dinilai yang bertanggungjawab kasus tersebut.
 
   
Kamis, 25 Februari 2010 , 08:43:00
 
JAKARTA - Fraksi PAN tidak secara tegas menyebut nama Sri Mulyani dan Boediono bertanggung jawab dalam kasus Bailout Century. Meski begitu, tokoh PAN Amien Rais tetap meminta Boediono dan Sri Mulyani mundur dari jabatannya.
"Dua tokoh yang sudah didemo dan mendapatkan sanksi moral dan sosial. Sebaiknya untuk melepaskan kontroversi itu. Keduanya diberi kesempatan untuk undur diri atau memang diberhentikan," kata Amien saat jumpa pers di kediamannya di Perumahan Taman Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2010).
Amien menjelaskan, masalah Century sudah dipahami masyarakat Indonesia memiliki banyak pelanggaran di sana-sini. Diharapkan, dengan mundurnya dua tokoh tersebut pemerintah bisa fokus dalam menjalankan pemerintahan ke depan.

"Dengan harapan mudah-mudahan. Kita bisa menutup masalah Century dan bisa bekerja lagi," terang mantan Ketua MPR ini.
Menurut Amien, Boediono dan Sri Mulyani dianggap masyarakat memiliki cacat sosial sebagai pejabat negara. Tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap dipertahankan. "Kalau mosi tidak percaya sudah datang, eloknya mundur itu lebih baik," tandasnya.
Sikap tegas Amien Rais yang menuntut Boediono mundur dari jabatan Wakil Presiden ditengarai agar Hatta Rajasa bisa menggantikannya. Namun, Amien tegas-tegas membantahnya.
"Jangan Anda mencurigai bahwa ini (usulan Boediono mundur) akan melempangkan jalan Pak Hatta," ujar Amien saat jumpa pers di kediamannya di Perumahan Taman Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2010).
Menurut Amien, sikapnya soal Boediono mundur tidak ada kaitannya dengan Hatta, yang kini menjadi Ketua Umum PAN. Bahkan, Hatta mengaku kepada Amien sangat malu dengan adanya anggapan tersebut.

"Saya sudah tanya Pak Hatta, dia bahkan malu sekali dengan anggapan itu," ungkapnya.
Amien menjelaskan, pemerintah tidak memiliki alternatif selain mencopot Boediono dan Sri Mulyani. Pasalnya, kesimpulan Pansus Century sudah mengerucut pada dua nama tersebut.
"Ini saya bicara dari nurani saya. Tidak ada sedikitpun ambisi dari Pak Hatta untuk menerima durian runtuh. Apalagi saya yakin durian runtuh itu tidak pernah ada," tukasnya.
Jabatan wapres dan menkue, lanjut Amien, saatnya diisi oleh tokoh-tokoh muda berpotensial. "Saya melihat orang-orang muda, yang katakanlah umurnya kepala 4 atau 5, kalau disaring akan banyak yang cukup mampu," tandas mantan Ketua MPR ini.(dtc)
 
    JPNN.COM | Hilangkan Kontroversi, Amien Rais Minta Boediono dan Sri Mulyani Mundur
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
  • Facebook
 
Komentar Anda untuk berita/artikel "Hilangkan Kontroversi, Amien Rais Minta Boediono dan Sri Mulyani Mundur"
 
   
  + Other News / Category     
 
Gunakan akun Facebook Anda di forum ini
 
 
   
 
Home Sulawesi Utara Nusantara Daerah Ekonomi Internasional Olahraga Hiburan Teknologi Gaya Hidup