Selasa, 07 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Nusantara ** BARU ** Interaksi antar pembaca Manado Post dapat dilakukan melalui akun jejaring sosial Facebook >>
Penantian para calon pelamar CPNS di Sulut segera terjawab, menyusul sudah ada penetapan formasi CPNS Pemprov Sulut, serta kabupaten/kota se-Sulut. • Dua terdakwa dana hibah bencana alam Talaud 2007-2008, WT alias Tine dan HM alias Mandiri hanya bisa diam mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reinhard Tololiu SH dan Cornelis Heydemans SH. Dari keterangan para saksiTine dan Mandiri dinilai yang bertanggungjawab kasus tersebut.
 
   
Sabtu, 20 Februari 2010 , 08:22:00
 
Manajemen PT Bank Eksekutif Internasional Tbk yang perdagangan sahamnya sempat dihentikan sementara membantah nyaris bangkrut. Bank sampai saat ini masih beroperasional secara normal.
"Tidak benar bank akan bangkrut," demikian keterangan pers direksi bank yang dikutip VIVAnews dari website bank, Jumat 19 Februari 2010.
Rasio kecukupan modal bank (CAR) saat ini tercatat 11,7 persen atau masih di atas angka yang ditentukan Bank Indonesia, 8 persen.

Namun direksi mengakui pihaknya saat ini sedang melakukan penjajakan dengan salah satu investor. "Dan dengan berbagai pertimbangan nama investor tersebut segera akan kami umumkan setelah ditandatanganinya SPA (Sales & Puchase Agreement)."
Bank menjelaskan, sempat masuk status pengawasan intensif karena disebabkan oleh rasio non performing loan bank yang melebihi 5 persen. Namun telah ada action plan untuk penyelesaian NPL selambat-lambatnya pada bulan Maret 2010 menjadi di bawah 5 persen.

BI sebelumnya menyebutkan bank tidak memiliki dana lagi untuk memperkuat modalnya, sehingga pemegang saham lama diminta mencari investor baru, atau menyerah saja.
Kondisi bank memburuk sejak akhir 2009 lalu, sehingga bank sentral meminta pemegang saham menambah modalnya hingga 8 persen. Permintaan itu dipenuhi manajemen sehingga posisi CAR tercatat 11,7 persen. Namun NPL bank dianggap masih mengkhawatirkan.

Mayoritas saham bank kini dipegang keluarga Widjaja dengan perincian:  Lunardi Widjaja sebanyak 53,15 persen, Lusiana Widjaja sebanyak 10,29 persen, Irawati Widjaja sebanyak 4,99 persen,  Sinthyawati Widjaja sebanyak 4,99 persen,  Setiawan Widjaja sebanyak 4,82 persen, dan publik sebanyak 21,76 persen.(vin)
 
    JPNN.COM | Bank Eksekutif: Kami Tidak Bangkrut
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
  • Facebook
 
Komentar Anda untuk berita/artikel "Bank Eksekutif: Kami Tidak Bangkrut"
 
   
  + Other News / Category     
 
Gunakan akun Facebook Anda di forum ini
 
 
   
 
Home Sulawesi Utara Nusantara Daerah Ekonomi Internasional Olahraga Hiburan Teknologi Gaya Hidup