TAHUNA—Walaupun belum sesuai harapan petani, namun pemberlakuan kenaikan cengkih dan pala yang diberlakukan saat ini di Sulut membawa berkat bagi petani di kabupaten Sangihe dan Sitaro. Hingga kemarin, harga jual petani ke pedagang pengumpul mencapai Rp47 ribu/kg. Sementara harga harga jual cengkih Rp51/kg. Khusus fuli pala dijual Rp96 ribu/kg. Jenis kowe pala Rp60 ribu/kg, disesuaikan dengan kualitas produknya. Sedangkan harga jual kopra dipatok Rp38 ribu/kg. “Kenaikan harga jula pala, cengkih dan kopra ini ikut membantu kami sebagai petani.
Kami berharap harga jual ini terus bertahan ataupun dinaikan lagi,” pintah Karunia Jakob, petani cengkih dan pala asal desa Manganitu.
Kadis Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Usaha Kecil Menengah (UKM), Koperasi dan Pasar Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry Tilaar SE ME mengatakan, pengawasan ketat terhadap penjualan tiga komoditi andalan ini terus dilakukan pihaknya. Tujuannya, agar harga jual tetap terjaga sesuai yang ditetapkan pusat. “Kita akan menindak tegas pembeli yang sengaja mempermainkan harga jual pala, cengkih dan kopra,” tandas mantan Kadishub dan Infokom Sangihe itu.(jeg/ras)
JPNN.COM | Petani Harap Harga Tiga Komoditi Bertaha