Header Ads

Pemdes "Kumabal" Berdampak Molornya Pilhut

Bupati Minsel DR.Christiany.E.Paruntu.SE dan Ibunda tercinta Jenny Tumbuan.SE bersama Kadis PMD Hendry Lumapow.SH dan istri Dr.Eine Kodongan


Minsel,manadopost.co.id--Seperti diketahui Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang direncanakan akan dipercepat pada bulan Juni tahun ini diperkirakan ditunda pada akhir tahun.

Hal ini pun diakibatkan oleh keterlambatan pemasukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes) oleh setiap Pemerintahan Desa (Pemdes) di Minsel.

Hal ini pun disayangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Hendry Lumapow.SH.saat bersua manadopost.co.id di lingkungan instansi terkait hari ini,Jumat(1-3-2019).

"Seharusnya Juni ini kita sudah bisa menyelenggarakan Pilhut,tetapi yang menjadi salah satu kendala yakni keterlambatan Pemdes dalam menyusun RAPBDes,padahal kecepatan dan ketepatan waktu dalam melaksanakan program pemerintah sangat didambakan oleh Bupati Minsel demi Minsel berdikari cepat,"Ujarnya.

Dinas terkait pun saat ini memiliki program berkelanjutan,tetapi keterlambatan Pemdes dalam memasukan  RAPBDes sangat mempengaruhi program pembangunan di desa.

"Kami ada prosedur yang berlaku dan semua akan berpengaruh pada penyerapan anggaran,program- program kegiatan strategis,contoh pilhut,kami rencanakan Juni pada akhirnya akan tertunda pada akhir tahun ini,"Jelas Lumapow.

Demi pesatnya pembangunan dan kesejahteraan warga desa,Pemdes seharusnya pintar dan cekatan dalam menyusun RAPBDes.

"Kadangkala walau sudah dievaluasi pemdes masih bersebrangan dengan BPD,padahal BPD sendiri sudah menandatanganinya,ini jadi ironi.Tapi kita hargai,jadi kami harap ada sinkronisasi BPD dan Pemdes,"pinta Lumapow.

Diketahui sampai kemarin,Kamis (28-2-2019) baru terevaluasi 15 Desa dari 20 yang terdaftar untuk dievaluasi,dengan total 167 Desa Di Kabupaten Minsel.(Roger)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.