Header Ads

Proyek Perintisan Jalan Kebun Sondaken Berbaur Korupsi Dugaan Keterlibatan Legislator Minsel Mencuat

Jalan Perintisan Kebun (ilustrasi)

Minsel,manadopost.co.id--Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berlari tuk mengejar kabupaten terdepan di berbagai lini pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.Kaum petani pun menjadi prioritas demi peningkatan taraf hidup.Maklum,karena Minsel adalah daerah pertanian yang mempunyai daya saing dalam komoditi pertanian nasional.

Peningkatan jalan pertanian menjadi salah satu prioritas dalam kucuran dana APBD Minsel di tahun 2018,tetapi hasilnya berbanding terbalik akibat ulah dari pihak ketiga kontraktor yang kerap kebiri anggaran.

Salah satu contoh terjadi dugaan korupsi atas proyek perintisan jalan kebun di Desa Sondaken Kecamatan Tatapan.Ada terdapat 4 titik proyek yang tidak transparan,hal ini dicuat oleh Tokoh Masyarakat Sondaken yang enggan di publish namanya.

"Proyek tidak tahu anggaran berapa,tidak tahu panjangnya berapa,pokoknya status proyek tidak jelas,karena tidak ada papan proyek."Ujarnya.

Pihak warga pun meminta agar pihak  aparat terkait untuk turun tangan dan peka dalam mencium para kontraktor nakal,"Kami minta pihak kepolisian dan Kejari Amurang segera mengendus aroma korupsi dalam proyek tersebut,karena jelas dari awal pekerjaan sampai akhir,papan proyek tidak terpancang,"Ucapnya.

Lanjut bebernya,Pihak pemerintah pun dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum lengah dalam melakukan pengawasan,karena diduga pihak kontraktor adalah seorang oknum  legislator Minsel.

"Jangan karena kontraktornya seorang anggota DPRD Minsel lalu pihak dinas terkait seolah main mata dalam pengawasan proyek tersebut,kami berharap ibu Bupati  turun tangan agar masalah ini menjadi transparan,"Ketusnya.

Diketahui proyek pengerjaan jalan rintis pertanian ini dikerjakan pada akhir tahun 2018,dan dana ini dianggarkan oleh dana APBDP 2018 Minsel.(Roger)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.