Header Ads

Berantas Kabar Hoax, Ini Yang Dilakukan Diskomninfo Pemkot Manado



ManadoPost.co.id, Manado,- Pemerintah Kota Manado gelar kegiatan Talkshow Smart City dengan tema “Transformasi Digital Menuju Kota Cerdas”. Kegiatan dibuka secara resmi Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan mewakili Walikota GS Vicky Lumentut bertempat di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado (Kamis,12/04/2018).

Kegiatan yang melibatkan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia Semuel Abrijani Pangerapan sebagai pembicara utama, didampingi Stanly Karouw dari Akademisi/Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) serta Quido Conferti Kainde dari Akademisi (Komunitas Open Source) dan Welly Kosasih dari Call Center 112. 

Kegiatan yang diikuti para kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado, para kepala Dinas Kominfo se-Sulawesi Utara (Sulut) serta dosen dan mahasiswa komunitas TIK Sulut. Tujuan dilaksanakan kegiatan Talkshow Samrt City agar para peserta mendapat pemahaman proses digital di daerah, termasuk konsep transformasi yang konvensional menuju digital. Juga untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjalankan Transformasi Digital, sehingga bisa diketahui hambatan dan keluhan terkait Digitalisasi Kota Cerdas.

Dalam sambutan Walikota Manado melalui Wakil Walikota Mor Bastiaan, mengatakan untuk membangun Kota Cerdas harus dimulai dari membangun masyarakat yang Cerdas serta SDM yang berkualitas. “Modalnya ada dua, yakni ilmu pengetahuan dan kearifan lokal, keduanya bisa dipelajari dan diterapkan dalam keselarasan. Yang kita butuhkan hanyalah kepedulian dan kesadaran masyarakat mengandung pengakuan akan eksistensi individu. Karena masyarakat terwujud, oleh sebab ada interaksi antar individu yang berbeda-beda,” ujar Wakil Walikota.

Menurutnya, interaksi antar individu tidak boleh hilang oleh kemajuan teknologi. Apalagi, dengan teknologi informasi dan komunikasi. “Inilah yang penting, dan tidak boleh hilang, hanya karena diasingkan oleh kemajuan teknologi, Karena jika itu dihilangkan, musnahlah keberagaman daya cipta dan daya imajinasi, digantikan oleh keseragaman,” kata Wakil Walikota. 


Untuk itu, apartur pemerintah harus memahami dan menguasai aspek transformasi digital. Sehingga, penyampaian informasi, layanan public, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat lebih mudah. “Sebab itu, kita terlebih lagi kalangan pemerintah, harus benar-benar memahami dan menguasai aspek-aspek transformasi digital, pemerintah akan lebih mudah menyampaikan informasi, dan layanan, juga sosialisai dan edukasi kepada warganya, memelihara kebebasan dan keberagaman seraya melindungi warga dari pencurian data dan kabar-kabar hoax. 

Masyarakat juga akan lebih mudah terhubung dengan pemerintah, untuk menyampaikan aspirasi, laporan, saran, atau juga pengeluhan,” tukas Wawali. Lanjut dikatakan, Transformasi Digital harus ditujukan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat serta sustainability suatu kota atau daerah melalui penggunaan teknologi, terutama teknologi digital, dengan bidang teknologi informasi dan komunikasi sebagai ujung tombaknya. “Saya berharap, bahwa dari kegiatan ini, kita dapat memahami apa dan bagaimana Transformasi Digital itu, juga kelebihan dan kekurangannya. Dengan demikian, kita dapat berproses bersama, menjadikan kehidupan kita lebih mudah, maju dan mapan, tanpa tersesat jalan. Karena pada akhirnya, Kota Cerdas bukanlah sekedar soal Infrastruktur dan Teknologinya, tetapi pada warga masyarakatnya yang Cerdas dan bijaksana,” demikian disampaikan Wakil Walikota.

Sebelumnya, dalam sambutan Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo, Samuel A. Pangerapan mengatakan bahwa Smart City bukan hanya IT tetapi Smart City sarana untuk kepentingan layanan public. “Kalau kita berbicara Smart City bisanya kita berbicara tentang IT-nya, kita tidak berbicara dengan mempunyai WiFi atau punya CCTV saja. Jadi kita harus benar-benar memikirkan Smart City itu sebagai sarana kota secara menyeluruh,” kata Dirjen Aptika.

Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, para Asisten dan Staf Ahli Walikota. Sebelum menghadiri kegiatan Talk Show Dirjen Aptika Kemkominfo RI menyempatkan diri mengunjungi ruang Cerdas Command Center yang dimiliki Pemkot Manado, didampingi Wakil Walikota Manado dan Kepala Dinas Kominfo. (Ronald Kalalo)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.