Header Ads

Diskominfo Imbau Warga Tak Sebarkan Berita Hoax! Alit: Harus Cerdas Gunakan Medsos

Made Palit, Kadis Kominfo Mitra


MANADOPOST.CO.ID-RATAHAN-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mitra Made Alit,  sepertinya sangat mengikuti kondisi warga Mitra jelang pelaksanaan Pilkada 27 Juni 2018, terutama soal penggunaan media sosial (Medsos).

Saat dijumpai di ruangan kerjanya,  Mantan Camat Belang ini pun angkat suara. Kali ini Made menyoroti soal berita bohong atau berita hoax yang bisa saja disampaikan di medsos.

Menurutnya, berita hoax hanya akan mempersulit diri sendiri,  sebab ada resiko hukum yang dialami berdasarkan Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008, sebagaimana diperbaharui dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016.

"Sebagai dinas yang memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan himbauan, maka kami minta warga Mitra untuk tidak asal bicara di medsos,  tanpa menelusurinya. Terutama jangan sembarangan memberikan informasi ataupun penilaian,  jika itu bukan fakta,  atau hal yang tak bisa dipercai kebenarannya," ujar Alit.

Menurutnya, penggunaan medsos harusnya digunakan dengan hal-hal yang positif,  bukan dengan memanfaatkan untuk menyebarkan berita bohong, atau mengungkap ujaran kebencian.

"Ini bahaya dan sungguh mengancam stabilitas dan kenyamanan kita.  Tetapi lebih dari itu ada ancaman hukuman sesuai UU ITE pasal 28:2, dan pasal 45:2, yakni ancaman penjara sampai 6 tahun dan denda Rp1 Milyar bagi setiap warga jika memberikan informasi yang berbahaya yang memunculkan potensi konflik dan perpecahan. Untuk itu berkali-kali kami Diskominfo Mitra,  beberapa tahun terakhir ini, meminta agar warga tak melakukan ujaran-ujaran yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Dan mari gunakan medsos dengan cerdas," ungkap Alit.

Kalau untuk menjadikan medsos ajang untuk menyampaikan program dan gagasan untuk daerah, jelas Made,  itu hal yang sangat baik dan akan disupport oleh pemkab.

"Mari warga Mitra kita sebarkan berita-berita yang membangun,  seperti membantu kami Pemkab Mitra untuk meneruskan semua keberhasilan pemerintah ke warga. Ini yang sangat menarik dan baik. Mari kita jaga dan bangun Mitra kita ini. Karena jika daerah kita aman,  dan jauh dari fitnah,  maka kita semakin mencerminkan daerah yang sangat menghargai perbedaan dan kemajemukan,  sebab perbedaan itu indah dan maknanya besar," pesan Made.

Ditanya soal program pihaknya untuk turun melakukan sosialisasi ke warga soal penggunaan medsos,  Made pun menjawabnya diplomatis.

"Ya Diskominfo Mitra dimana saja pergi, termasuk hadir diacara suka maupun duka kami memberikan sosialisasi ke warga untuk tidak menyebarkan hoax dan ujaran kebencian,  atau fitnah. Ini tugas kami secara terus menerus. Untuk itu kami butuh dukungan warga Mitra dengan menjadi pelopor menolak berita hoax, ujar kebencian dan atau fitnah," pungkas Made,  birokrat andal Mitra.

Laporan Biro

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.