Header Ads

Gerak Cepat, DPRD Penuhi Janji! Pansus Angket Terbentuk, Tajam Atau Tumpul?




MANADOPOST.CO.ID-RATAHAN-Bergerak cepat bagai kilat, DPRD Mitra langsung penuhi janji pada tuntutan Forum Masyarakat Mitra Bersatu (FMMB) yang dikomandani Veppy Rambi SPt.

Hanya berselang beberapa jam dari aksi damai yang dilakukan, lembaga yang memiliki fungsi pengawasan ini langsung menggelar rapat paripurna pembentukan dan pengesahan Panitia Khusus (Pansus) hak angket.

Alhasil, bagai air mengalir kencang dan bersih. Tak ada satu pun dari 5 fraksi di DPRD Mitra yang menolak atau tak mendukung.

Terbukti, dalam pemandangan umum fraksi, masing-masing menyatakan merespon tuntutan FMMB untuk selanjutnya membahas lebih lanjut di pansus terkait desakan warga mencopot atau mengganti Plt Bupati Mitra Ronald Kandoli, yang diduga tak netral dan diduga melakukan ujaran kebencian.

Pantauan wartawan MANADOPOST.CO.ID, pembentukan Pansus Angket sungguh berjalan mulus. Pasalnya, dari 25 kursi di DPRD Mitra, hanya dua wakil rakyat yang tak menandatangani usulan hak angket.

Anggota Dewan Jackson Mokat dari Partai Hanura, Dapil Satu pun terpilih menjadi ketua pansus dalam momentum pencarian bukti dugaan pelanggaran Plt bupati.

Ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke yang memimpin rapat paripurna Pansus Angket ini, menyebut, menyerahkan semua tugas dalam melihat dan memutuskan kesalahan apa yang dibuat Plt bupati.

"Jadi pembentukan Pansus Angket DPRD Mitra menjawab tuntutan warga. Kini telah kami buktikan, maka percayakan pada pansus untuk bekerja. Dan waktunya tentu akan dikebut, hingga cepat mendapatkan hasil, yang selanjutnya akan disampaikan ke Gubernur Sulut," jelas putra terbaik Ratatotok yang dikenal pejabat sangat familiar.

Sementara itu, Mokat usai pengesahan Pansus Angket, mengaku akan segera bekerja.

"Sesuai rapat awal, maka dalam waktu dekat ini kita akan action bekerja sebagaimana amanat bagi kami. Soal teknis tugas dan langkah-langkah yang kami lakukan tentunya akan kami sampaikan kemudian. Yang pasti Pansus sudah ada dan siap bekerja untuk menjamin tuntutan dan desakan warga pada sikap Plt bupati," pungkas Mokat.

Kini warga yang menggelar demo di DPRD Mitra tadi siang menanti kerja nyata Pansus Angket. Apakah mereka mampu membuktikan kerja mereka sebagaimana tuntutan pada Plt bupati? Dan apakah pansus bekerja dengan tajam? Ataukah justru menjadi tumpul, dan pada akhirnya tak bisa membawa fakta yang sebenarnya? Kita tunggu saja hasil kerja Pansus.

Liputan Biro Mitra : Reagen Pantouw

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.